14 – 15 Januari 2021 telah terjadi musibah gempa bumi yang mengguncang tanah Sulawesi Barat, tepatnya kota Majene dan Mamuju lalu sekitarnya. Duka yang mendalam dirasakan oleh para korban karena harus kehilangan harta benda dan orang-orang yang mereka sayangi, yah keluarga mereka. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 14 Januari 2021 sore hari dengan kekuatan gempa 5.0Magnitudo, kemudian malamnya ketika beralih dini hari tepatnya tanggal 15 Januari 2021 terjadi gempa susulan berkekuatan 6.2Magnitudo. Akibat dari gempa tersebut telah menewaskan banyak korban, bahkan tragisnya masih banyak korban yang telah tertimbun reruntuhan bangunan meregang nyawa.

Setelah kabar duka ini menyebar luas, bantuan logistik mulai berdatangan dari daerah lain bahkan pemerintah pusat juga mengerahkan langsung subsidi ke daerah pengungsian warga yang berhasil menyelamatkan diri. Sampai dengan hari ini, tanggal 18 Januari 2021 warga pengungsi dan tim relawan masih siaga khawatir jika terjadi gempa susulan yang bisa memicu naiknya gelombang tsunami.

Tanggal 16 – 17 Januari 2021, pihak kampus Sekolah Tinggi Imu Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang mendirikan posko bantuan bencana gempa yang menimpa Provinsi Sulawesi Barat kota Majene dan Mamuju sekitarnya. Kegiatan ini menurunkan aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menggalangkan dana, hingga pada hari ini total dana yang dikumpulkan teman-teman BEM adalah Rp 17.230.100,-. Aksi ini akan terus berlangsung sampai ada arahan dari Ketua STIE Ichsan Sidrap untuk dilakukan pengantaran dan penyerahan bantuan kepada warga Sulbar.

Tetap semangat teman-teman, semoga menjadi ladang amal ibadah untuk kita semua. Amin.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *